Kata Danpuspom TNI soal Tindakan Show of Force Mayor Dedi Upaya Rintangi Penyidikan

Berita202 Dilihat

Kamis, 10 Agustus 2023 – 15:41 WIB

Jakarta – Mayor Dedi Hasibuan (DFH) melakukan Show of Force kepada tim penyidik di Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan untuk memberi bantuan hukum kepada saudaranya, yaitu Ahmad Rosid Hasibuan (ARH).

Baca Juga :

Jenderal Dudung Kecam Purnawirawan TNI AD yang Gunakan Atribut Satuan Saat Berpolitik

Namun, Mayor Dedi malah menggerakan sejumlah personel TNI ke Polrestabes Medan dan apakah hal tersebut dapat dibilang sebagai upaya perintangan penyidikan atau obstruction of justice?

Menanggapi hal tersebut, Komandan Puspom (Danpuspom) TNI Marsekal Muda Agung Handoko mengaku pihaknya belum dapat memberi kepastian soal adanya indikasi obstruction of justice dalam kasus penggerudukan Mayor Dedi ke Polrestabes Medan.

Baca Juga :

Gara-gara Geruduk Polrestabes Medan, Mayor Dedi dan Anak Buah Terancam Hukuman Disiplin Militer

“Terkait dengan mungkin ada indikasi bahwa tindakan tersebut bisa dikatakan obstruction of justice, kami belum bisa mengarah ke sana,” ujar Agung dalam konferensi pers di Mabes TNI, Jakarta Timur, Kamis, 10 Agustus 2023.

Anggota TNI AD datangi Polrestabes Medan

Baca Juga :

Danpuspom TNI Sebut Mayor Dedi Hanya Diklarifikasi, Tak Ditahan

Kedatangan Mayor Dedi, kata Agung diduga sebagai show of force lantaran tidak terima dengan upaya bantuan hukum yang akan diberikan kepada ARH, namun tim penyidik Polrestabes Medan belum bisa memenuhi permohonan dari Mayor Dedi.

ARH selaku saudara Mayor Dedi meminta bantuan hukum dalam kasus pemalsuan dalam pembelian tanah yang menjeratnya. Lantas, Mayor Dedi berkirim surat kepada Kakumdam Bukit Barisan, Kolonel M Irham Djannatung, lewat surat tertulis pada 31 Juli 2023. Surat pemberian bantuan hukum kemudian terbit sehari kemudian.

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *