Siswa SPN Lampung Asal Nias Selatan Meninggal, Diduga Alami Kekerasan

Berita186 Dilihat

Minggu, 20 Agustus 2023 – 10:30 WIB

Lampung – Siswa SPN Lampung asal Nias Selatan, Advent Pratama Telaumbanua meninggal dunia saat menjalani pelatihan selama 21 hari.

Baca Juga :

Guru Perempuan di Bully Puluhan Murid Saat Mau Pulang Sekolah, Kunci Motor Diambil

Kematian korban awalnya tidak diketahui pasti oleh keluarganya, karena dari hasil penjelasan pihak SPN Lampung melalui Kabid Humas Polda Lampung, korban meninggal karena terjatuh saat apel siang.

Keluarga menerima jenazah Advent Pratama Telaumbanua usai di tangani di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung. Jenazah korban langsung dimasukan dalam peti dan diserahkan pada pihak keluarganya di Lampung, untuk segera dimakamkan di kampung halamannya di Pulau Nias.

Baca Juga :

Kades di Aceh Barat Meninggal saat Upacara HUT RI ke-78

Pihak keluarga mendapatkan informasi jika anaknya meninggal karena alami kekerasan. Akhirnya jenazah tidak di bawa ke Nias, namun pihak keluarga meminta jenazah korban diautopsi di Rumah Sakit Adamalik Medan.

Setelah jenazah korban diautopsi di Rumah Sakit Adamalik Medan, keluarga menemukan jika kondisi jenazah Advent Pratama Telaumbanua terdapat luka-luka tidak wajar, di sekujur tubuhnya seperti luka sayatan di bagian salah satu jari tangan kanannya bahkan sejumlah luka lebam di bagian tubuhnya.

Dari keterangan pihak SPN Polda Lampung, kematian siswa bintara polri Advent Pratama Telambanua dikarenakan jatuh saat apel. Rahmat Telaumbanua selaku paman korban menjelaskan bahwa yang disampaikan pihak SPN lampung tidak sesuai dengan kondisi jenazah yang mereka temukan.

Baca Juga :

Cara Unik Para Influencer dan Ganjar Pranowo dalam Rayakan Kemerdekaan RI

“Justru di tubuh korban ditemukan sejumlah luka mencurigakan,” katanya.

Atas temuan tersebut, pihak keluarga yakin jika dalam kematian anak mereka ada kejanggalan bahkan diduga adanya tindakan kekerasan atau penyiksaan yang dialami korban sebelum meninggal dunia.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *