Bakal Merger dengan Nindya dan Brantas Abipraya, Begini Kata Adhi Karya : Okezone Economy

Uncategorized16 Dilihat

JAKARTA – PT Adhi Karya (Persero) bakal merger dengan dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya, Nindya Karya dan Brantas Abipraya. Rencana ini sebelumnya diungkap Menteri BUMN Erick Thohir.

Direktur Utama ADHI Entus Asnawi Mukhson mengungkapkan, saat ini perseroan telah menerima surat persiapan terkait rencana penggabungan tersebut. Namun, persiapan yang dilakukan belum secara bersamaan dengan Nindya Karya dan Brantas Abipraya.



“Soal merger ini memang sudah dinyatakan oleh pak Erick Thohir, kami memang sudah menerima surat persiapan tapi masih sendiri-sendiri, jadi kami menyiapkan valuasinya sendirian saja,” kata Entus dalam konferensi pers di ADHI Tower Jakarta pada Senin (1/4/2024).

Adapun, rencana penggabungan tersebut nantinya akan berupa perusahaan holding. Kemungkinan, lanjut Entus, ADHI akan berperan sebagai induk holding karena memiliki ekuitas paling besar.

“Jadi nanti kalau waktunya harus turun, kami masing-masing sudah punya valuasi dan nilai market yang wajar,” imbuh Entus.

Sebagai informasi, Kementerian BUMN telah berkoordinasi dengan Kementerian PUPR dan Kementerian Keuangan untuk mendorong rencana konsolidasi sejumlah BUMN Karya. Adapun, ADHI, Nindya Karya, dan Brantas Abipraya akan berfokus pada proyek konstruksi terkait air dan infrastruktur perkeretaapian.


Follow Berita Okezone di Google News


Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

Perihal kinerja, pada 2023 lalu perseroan mencatatkan peningkatan pendapatan 48% dibandingkan tahun lalu menjadi Rp20,1 triliun. Peningkatan pendapatan tersebut dikontribusikan dari proyek LRT Jabodebek sekitar 20% dan proyek tol Sigli-Banda Aceh sekitar 10%.

Baca Juga  Gus Yahya Akan Nonaktifkan Khofifah di PBNU Buntut Dukung Prabowo-Gibran : Okezone Nasional

Dari sisi neraca, total liabilitas ADHI terjaga hingga Desember 2023 menjadi Rp31,2 trilliun meningkat tipis 0,4% dibandingkan dengan tahun lalu. Sedangkan untuk ekuitas, ADHI di tahun 2023 menunjukkan pertumbuhan 4,5% dibandingkan tahun lalu menjadi Rp9,2 trilliun pada tahun buku 2023.

Dengan peningkatan kinerja tersebut, ADHI dapat memperbaiki rasio keuangan EBITDA to Interest menunjukkan angka perbaikan dari tahun sebelumnya dari 1,9 kali menjadi 2,2 kali pada tahun 2023. Secara arus kas, ADHI juga mencatatkan arus kas operasi yang positif pada laporan audited 2023. 

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *