Begini Cara Tingkatkan Jumlah Pengusaha di Indonesia : Okezone Economy

Uncategorized37 Dilihat

JAKARTA – Cara meningkatkan jumlah pengusaha di Indonesia. Saat ini jumlah pengusaha di Indonesia baru sekira 3,4%

Dengan meningkatkan jumlah pengusaha bisa menopang terwujudnya Indonesia menjadi negara maju sesuai visi Indonesia emas 2045. Saat ini generasi muda didorong untuk menjadi wirausaha baru.



Generasi muda Indonesia saat ini dianggap sebagai generasi yang produktif dan progresif serta memiliki minat besar untuk mengejar profesi impian menjadi seorang entrepreneur.

Menurut survei Kolaborasi bahwa 58,3% responden yang berada di rentang usia produktif memilih menjadi pengusaha atau pebisnis sebagai profesi untuk memperoleh penghasilan dan penghidupan.

Perubahan konsep entrepreneur menciptakan pergeseran paradigma serta perspektif mengenai cara memperoleh penghasilan dan penghidupan di kalangan anak muda. Namun, dalam perjalanannya, sebagian besar anak muda masih memiliki pengetahuan dan modal yang minim untuk mengimplementasikan profesi impian tersebut.

“Melihat bagaimana banyaknya tantangan bagi anak muda saat ini, Sun Entrepreneur kami rancang khusus untuk menjawab berbagai keraguan dan hambatan generasi muda dalam berwirausaha,” kata Chief Agency Officer Sun Life Indonesia Shierly Ge dalam keterangan tertulisnya, Jakarta Minggu (18/2/2024).

Nantinya ini menjadi wadah kolaboratif yang memperkaya dan mendukung generasi muda Indonesia untuk menjadi entrepreneur muda di industri asuransi. Menjadi entrepreneur dengan membangun usaha berupa distribusi keagenan mandiri di industri asuransi jiwa adalah salah satu peluang bisnis yang rendah risiko dan tidak membutuhkan modal yang besar.

“Berbisnis lewat distribusi keagenan mandiri itu tidak sekedar menjual produk asuransi saja, tetapi juga memperluas ekspansi bisnis dengan membangun tim keagenan yang dimiliki,” sambungnya .

Sun Entrepreneur dirancang untuk mencetak entrepreneur di bidang distribusi keagenan mandiri melalui program pelatihan intensif bersama para profesional di industri asuransi mengenai kewirausahaan, kreativitas, dan pengembangan diri selama 6 bulan.

Baca Juga  Mayoritas Harga Bahan Pokok Stabil, Hanya Cabai yang Tinggi : Okezone Economy


Follow Berita Okezone di Google News


Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

Selanjutnya, mereka dapat menjalankan sistemnya dan dalam kurun 2,5 – 3 tahun dapat memiliki bisnis distribusi keagenan mandirinya sendiri.

Sun Entrepreneur sebagai solusi program pemberdayaan berbasis kewirausahaan yang inovatif di industri asuransi. Program tersebut dirancang untuk membantu individu memperkuat landasan kewirausahaan, meningkatkan keterampilan bisnis, dan merintis perjalanan wirausaha dengan risiko minimal di bisnis distribusi keagenan asuransi.

“Menjadi wirausahawan sudah menjadi mimpi saya sejak lama karena saya menyadari bahwa tren dunia hiburan sangat dinamis dan saya tidak mungkin hanya mengandalkan profesi seniman. Akan tetapi membangun usaha bukan hal yang mudah, apalagi setelah saya melihat banyak bisnis yang harus gulung tikar pada saat pandemi. Dengan keterbatasan pengetahuan dan pengalaman bisnis yang saya miliki, saya sangat merasakan beragam tantangan yang harus dilewati, mulai dari modal usaha, beragam perizinan, strategi pemasaran dan branding, hingga pengendalian kualitas yang tinggi. Saya pun juga sempat meragukan keinginan saya untuk berwirausaha karena risiko kegagalan yang bisa terjadi kapan saja,” ujar Ibnu Jamil pemilik Nasi Goreng Jamilos.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *