Bolehkah Menukar Jam Tidur Malam pada Pagi Hari? : Okezone health

Uncategorized56 Dilihat

WAKTU ideal yang diperlukan seseorang untuk tidur adalah tujuh jam per hari. Pada beberapa kasus, terkadang jam tidur seseorang tidak cukup efektif.

Faktor pekerjaan atau hobi kerap menyita waktu tidur tersebut. Alhasil beberapa orang mencoba menggantikan waktu tidur mereka yang telah hilang pada pagi hari. Lantas apakah hal ini diperbolehkan?

Menurut Perawat sekaligus Healthy Lifestyle Educator, Rizal Do menjelaskan kebiasaan tidur bukan hanya sekedar durasi yang dilakukan per harinya, tetapi melainkan juga kualitasnya. Sehingga dapat dikatakan mengganti jam tidur malam ke jam tidur pagi sebetulnya tidak boleh dilakukan.

Sebab, jam biologis tubuh tidak dapat mengikuti apa yang kita rencanakan. Mereka hanya mengikuti perubahan siang dan malam, yang mana matahari menjadi pemegang kunci dalam kondisi ini.

“Singkatnya sih, yaa gak boleh,” kata Rizal Do, dikutip dalam akun X miliknya @afrkml, Senin (15/1/2024).

“Normalnya, berkas cahaya yang nyampe di mata akan turun ketika malam tiba. Ini ngasih sinyal ke otak buat ngelepas hormon melatonin. Melatonin tuh hormon yang lazimnya emang dilepas sewaktu malam. Dia yang bikin kita ngantuk,” tuturnya.

Oleh karena itu, jika seseorang memutuskan untuk begadang, baik itu dalam melakukan hal apapun. Maka akan ada berkas cahaya tambahan yang ikut masuk ke dalam tubuh. sehingga itu yang akan membuat otak merasa bingung, dan akhirnya melawan hormon melatonin tersebut.

Dengan kata lain, kebiasaan menukar jam tidur sebenarnya akan membuat kacau sistem tubuh. Karena jam biologis akan merasa bingung. Tidak hanya itu, sel imun serta sistem kardiovaskular juga akan ikut merasakan dampaknya.


Follow Berita Okezone di Google News


Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

Baca Juga  Massa Pendukung Hak Angket Pemilu 2024 Tolak Kedatangan Kelompok Tandingan di DPR : Okezone Nasional

“Kebiasaan tersebut kalau kamu pertahankan bisa bikin rusak tubuhmu. Risiko-risiko penyakit jantung dan pembuluh darah bisa meningkat, bahkan termasuk diabetes juga. Karena kortisol mampu mengaktifkan glukoneogenesis dengan memecah protein di dalam liver, sehingga menambah jumlah glukosa dalam darah,” ucapnya.

Memperbaiki jam tidur pada kondisi seperti ini perlu dilakukan, agar jam tidur kembali seperti biasa dan risiko-risiko buruk penyakit juga tidak akan Anda rasakan.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *