Bulog Buka Suara soal Bansos Beras 10 Kg Dipolitisasi : Okezone Economy

Uncategorized59 Dilihat

JAKARTA – Perum Bulog menegaskan bahwa bantuan sosial (bansos) sebanyak 10 kilogram (kg) ini sepenuhnya tidak terpengaruh oleh kepentingan apapun, termasuk politik menjelang pemilihan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres) pada 14 Februari 2024.



Direktur Utama Bulog Bayu Krisnamurthi mengaku bahwa, bantuan pangan yang saat ini disalurkan oleh Bulog seringkali dikaitkan dengan agenda politik tertentu, termasuk pemilihan umum (pemilu) yang akan diadakan pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang.

“Kami mengamati bahwa bantuan pangan yang sedang disalurkan ini seringkali dikaitkan dengan agenda politik tertentu, salah satunya adalah pemilihan umum yang saat ini sudah di depan mata. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi Bulog,” ujar Bayu.

Dia mencatat, Bulog konsisten melaksanakan kegiatan penyaluran bansos sesuai ketentuan, sehingga tujuan program untuk membantu masyarakat dapat berjalan dengan baik. Sekaligus, sebagai cara otoritas mengurangi tekanan gejolak harga pangan karena dampak El Nino.


Follow Berita Okezone di Google News


Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

Senada, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, menyatakan pelaksanaan bantuan pangan yang disalurkan ke 22 juta KPM ini tidak ada kaitannya dengan kepentingan dan agenda apapun.

Dirinya menekankan pelaksanan bansos beras yang telah berjalan dari tahun lalu itu akan terus dilaksanakan dengan dasar kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“Pelaksanaan bantuan pangan yang ditugaskan oleh Presiden ke kami dan Bulog ini akan dilakukan sampai dengan bulan Juni nanti. Jadi pelaksanaannya bukan karena Januari, Februari dan Maret ini misalnya dikatakan karena menjelang pemilu,” papar dia.

Baca Juga  5 Pemain Muda Timnas Indonesia Hasil Blusukan Shin Tae-yong, Nomor 1 Jadi Andalan di Lini Tengah Garuda : Okezone Bola

“Tidak, tidak begitu. Bahkan Bantuan Pangan ini dari tahun lalu pun sudah dilaksanakan, dan ini akan terus dikerjakan mengingat saudara-saudara kita yang sebanyak 22 juta KPM ini sangat membutuhkan,” lanjut Arief.

Presiden Jokowi secara terbuka juga menyampaikan bahwa program yang bertujuan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat merupakan prioritas pemerintah saat ini.

Kepala Negara menekankan pentingnya penyaluran bantuan sosial (bansos) beras sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama mengingat adanya krisis pangan yang sedang melanda dunia saat ini. Dalam hal ini, pemerintah melalui Bulog memberikan bantuan berupa beras berkualitas baik kepada 22 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.

“Saat ini semua negara tengah dilanda musim kemarau yang panjang, dan ini membuat negara-negara tersebut menahan berasanya untuk keperluan negaranya sendiri. Karena supply-nya terbatas, hal ini yang membuat harga beras menjadi naik. Oleh sebab itu Bantuan Pangan ini disalurkan untuk melindungi masyarakat dari krisis pangan tadi. Dan kita sudah anggarkan untuk dilaksanakan sampai dengan bulan Juni nanti. Jika anggarannya memungkinkan dan masih ada ruang untuk menyalurkan, maka akan dilanjutkan lagi di bulan-bulan seterusnya,” jalas Presiden.

Baca Selengkapnya: Bansos Beras 10 Kg Dipolitisasi, Bulog: Ini Jadi Perhatian Khusus

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *