Cara Orang Yordania Sambut Ramadhan, Selalu Sematkan Doa untuk Palestina saat Tarawih : Okezone Nasional

Uncategorized13 Dilihat

Ramadhan di Yordania sangat menarik dan cukup menantang. Bagaimana tidak, durasi puasa di Yordania lebih lama 2 jam dari Indonesia, yaitu 14 jam. Ditambah dengan cuaca panas ala Timur Tengah yang memicu untuk haus lebih cepat.

Apalagi dengan kondisi geografis yang banyak bukit-bukit batu, menyebabkan jalanan naik turun dan menambah rasa lelah saat beraktivitas di luar rumah. Walaupun demikian, warga setempat dan para mahasiswa asing sangat antusias dan sangat menghargai bulan puasa ini.

Pelaksanaan puasa di Yordania dilakukan dengan sangat hikmat dan tenang.

“Kalau di Indonesia kan orang-orang semakin hari semakin sibuk , semakin banyak acara. Nah,kalau di sini justru selama Ramadhan suasananya lebih hudu’, orang-orang pada sibuk beribadah masing-masing,” kata Salamah Nurazizah, Jumat (15/3).

FAKTA MENARIK RAMADHAN DI YORDANIA

Ramadhan memang bulan yang selalu ditunggu kedatangannya oleh seluruh umat muslim dimuka bumi ini, tak terkecuali Yordania. Dan tentu cara disetiap negara memiliki ciri khas tersendiri untuk menyambut dan meramaikan bulan mulia yang penuh berkah ini.

Berbeda dengan Indonesia, di Yodania tidak ada kedai yang buka selama berpuasa. Mereka hanya akan membuka kedainya sore menjelang berbuka puasa hingga malam hari atau bahkan ada yang masih senantiasa membuka kedainya hingga dini hari. Hal ini mereka lakukan semata-mata untuk menghargai seluruh orang yang berpuasa.

Selain itu, Ketika menjelang berbuka puasa, warga setempat juga banyak yang membagikan makanan manis, seperti ; permen, kurma, coklat kepada sesama warga Yordania sendiri atau kepada mahasiswa asing yang berada di Yordania. Mereka juga sering mengajak mahasiswa asing untuk berbuka bersama di rumah mereka secara cuma-cuma dalam skala porsi yang banyak.

DUA KALI MENGUMANDANGKAN ADZAN SAAT WAKTU SUBUH

Sebenarnya hal ini adalah hal yang lumrah bagi masyarakat lokal di setiap harinya, tapi menjadi hal yang aneh di telinga kita masyarakat Indonesia. “Waktu itu aku sempat nanya ke beberapa ustadzah saat halaqoh. Tapi malah dibalik tanya sama beliau, “Apakah hal ini adalah sesuatu yang kamu anggap aneh?” ternyata adzan dua kali itu memang sudah lumrah di sini.” Qur’andhin Rahmah, Sabtu (15/3).

Baca Juga  Juara All England 2024, Jonatan Christie Bawa Pulang Hadiah Rp1,4 Miliar! : Okezone Sports

Di kutip dari nu.or.id, “Lebih lanjut As-Syairazi menjelaskan alasan hal tersebut, bahwa ketika masuk waktu shalat subuh orang-orang masih dalam keadaan tidur, bahkan diantara mereka ada dalam keadaan junub dan berhadas. Karenanya dibutuhkan adzan sebelum masuk waktunya agar ada persiapan bagi mereka untuk melakukan sholat subuh. Berbeda dengan sholat-sholat yang lain, Dimana saat masuknya waktu sholat orang-orang dalam keadaan terjaga sehingga tidak dibutuhkan persiapan.” jawaban yang serupa juga diberikan oleh Ustadzah Yasmin, salah seorang guru di Yordania.





Follow Berita Okezone di Google News


Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

MENU BERBUKA

“Di Yordania saat berbuka puasa qatayef merupakan salah satu favorit. Bentuknya mirip pastel dengan isian kacang yang gurih.” atau ada juga Sebagian orang yang menggunakan selai coklat sebagai isiannya. Di sepanjang bulan Ramadhan qatayef ini memang sengaja diproduksi dan dijual belikan lebih banyak dari pada bulan-bulan yang lain.

Mansaf juga menjadi salah satu menu favorit orang Yordania untuk berbuka puasa. Mansaf adalah hidangan nasi yang di rendam dalam yoghurt susu kambing dengan lauk daging domba yang khas ala Yordania. Dan sebagai pelengkapnya mereka juga selalu mengonsumsi yoghurt dan tamr hindi.

BUDAYA TARAWIH

Sama seperti berbagai daerah di Indonesia, jumlah tarawih di Yordania adalah 8 rakaat dengan 3 rakaat sholat witir. Bedanya, sholat witir di Yordania menggunakan do’a qunut selama satu bulan penuh, tidak seperti di Indonesia yang melakukan do’a qunut di-lima belas hari terakhir bulan Ramadhan.

Baca Juga  Jokowi Bagikan Ribuan Paket Sembako kepada Warga Bogor : Okezone Nasional

“Di Yordania dari sholat witir hari pertama sudah melakukan qunut. Di dalam qunut ini juga terdapat do’a khusus untuk Palestina.” Gina Sausan, Jumat (15/3).

Pelaksanaan sholat bagi perempuan disini sedikit berbeda dengan di Indonesia yang menggunakan mukenah sebagai alat untuk menutup auratnya. Warga setempat Yordania tidak menutup auratnya dengan mukenah saat sedang sholat. Bagi mereka, menggunakan pakaian sehari-hari saja sudah cukup asalkan menutup aurat dengan sempurna.

“Terkait kebiasaan perempuan di sini adalah karena tasahhul (memperingan) saja,” kata Aldani Marcelino, Minggu (17/3).

Ada juga sedikit perbedaan setelah usai melakukan sholat tarawih, yaitu akan ada seseorang yang membagikan kopi pada gelas kecil kepada seluruh jamaah sholat, baik laki-laki maupun perempuan. Kopi yang diberikan pun berbeda dengan rasa kopi pada umumnya di Indonesia. Kopi yang mereka sajikan adalah kopi khas Yordania, yang mana terdapat rasa rempah-rempah yang kuat dalam kopi tersebut.

PERAYAAN SATU SYAWAL

Setelah berpuasa satu bulan penuh di bulan Ramadhan, akhirnya tibalah kita untuk menunaikan sholat ied dan bermaaf-maafan kepada sanak saudara. Sholat ied yang dilakukan masyarakat Yordania tidak jauh berbeda dengan sholat ied yang kita lakukan di Indonesia. Hanya saja, setelah sholat ied budaya mereka langsung pulang dan tidak mengunjungi rumah-rumah tetangga untuk saling bermaaf-maafan.

“Setelah sholat ied tuh kosong blass, jalanan sepi banget ga ada acara apa-apa, semuanya di rumah masing-masing.” jelas Salamah Nurazizah.

Lintang Emilia Ilmiah

 

Mahasiswa S1 Yarmouk University, Yordan

 

Jurusan Fiqh Wa Ushuluhu

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *