Jihad Islam Sandera 30 Orang di Gaza, Minta Barter dengan Tahanan Pejuang : Okezone News

Uncategorized116 Dilihat

GAZA – Sekretaris Jenderal Jihad Islam Ziyad al-Nakhala mengatakan pihaknya menyandera sedikitnya 30 sandera di Gaza yang ditangkap pada Sabtu (7/10/2023). Jihad Islam adalah sebuah faksi pejuang Palestina yang juga melakukan serangan teror di Israel.

Kelompok ini menyerukan agar Israel melepaskan beberapa pejuangnya sebagai imbalan atas pembebasan para sandera.




“Gerakan Jihad Islam saat ini memiliki lebih dari 30 tahanan, dan mereka tidak akan kembali ke rumah mereka sampai tahanan kami dibebaskan,” kata al-Nakhala dalam rekaman pidatonya yang disiarkan televisi pada Minggu (8/10/2023) malam, dikutip CNN.

Sebagai informasi, Jihad Islam dan Hamas adalah organisasi yang terpisah. Namun keduanya beroperasi di Jalur Gaza dan bersekutu dalam perlawanannya terhadap Israel.

Jumlah total sandera yang disandera selama serangan Hamas akhir pekan ini belum jelas, namun para pejabat Israel mengatakan ada puluhan sandera.

Kelompok Islam Hamas membunuh 700 warga Israel dan menculik puluhan lainnya dalam serangan yang dilakukan pada Mkinggu (8/10/2023).


Follow Berita Okezone di Google News


Amukan pejuang Hamas di kota-kota Israel pada Sabtu (7/10/2023) adalah serangan yang paling mematikan sejak serangan Mesir dan Suriah dalam perang Yom Kippur 50 tahun yang lalu dan mengancam akan memicu konflik yang tidak pernah berakhir lagi.

Kemudian Israel membalas serangan itu dengan serangan udara yang menewaskan lebih dari 400 orang, termasuk 20 anak-anak.

Israel menggempur daerah kantong Palestina di Gaza pada Minggu (8/10/2023), menewaskan ratusan orang sebagai pembalasan atas salah satu serangan paling berdarah dalam sejarahnya.

Quoted From Many Source

Baca Juga  Penyebab dan Cara Mengatasi Akun Shopee Food Anyep : Okezone Economy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *