Kawal Kasus SPG Dicabuli di Mobil, RPA Perindo Harap Pelaku Dihukum Setimpal : Okezone News

Uncategorized103 Dilihat

 

JAKARTA – Relawan Perempuan dan Anak (RPA) Perindo mendampingi persidangan kasus pencurian dan penganiayaan terhadap sales promotion girl (SPG) showroom mobil di Cibubur, Kota Bekasi.RPA Perindo berharap pelaku mendapatkan hukuman setimpal.




“Pada prinsipnya relawan melakukan pendampingan kasus ini, dengan harapan supaya para pelaku mendapatkan hukuman yang maksimal,” ucap Ketua Umum RPA Perindo, Jeannie Latumahina, pada persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Bekasi, Senin (6/11/2023).

Bacaleg DPR RI Partai Perindo Dapil 6 Jawa Timur ini mengungkap, korban saat ini mengalami trauma berat atas kejadian itu. Guna memulihkan rasa traumatis korban, RPA Perindo juga telah melakukan kerja sama dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

“Ya seluruh upaya dilakukan oleh RPA Perindo. Kami bekerja sama dengan LPSK dan juga lembaga terkait pemerintahan karena yang menjadi komitmen kami perempuan korban itu harus dipulihkan fisiknya, karena dia mengalami tekanan yang sangat berat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Bidang Hukum DPP RPA Perindo, Amriadi Pasaribu, mengungkap agenda sidang adalah pemeriksaan korban. Namun sidang ditunda oleh majelis hakim karena korban tidak bisa hadir dalam persidangan.

Amriadi mengungkap alasan kliennya tidak bisa hadir dalam persidangan kali ini, karena korban sedang menjalani proses trauma healing di RSUP Fatmawati, Jakarta Selatan. Pihaknya berjanji akan menghadirkan korban dalam persidangan yang akan digelar pekan depan pada Senin (13/11).

“Agendanya hari ini korban harus hadir di jadwal hari ini, namun karena dia masih traumatis kemudian juga dari segi kesiapan dia untuk menjelaskan itu di ruang persidangan dimana nanti di persidangan itu pelaku-pelaku ada dihadirkan. Itulah penundaan bahwasanya pemeriksaan korban untuk korban itu dilakukan senin depan,” ucapnya.

Baca Juga  Gempa Guncang Aceh Selatan, BMKG Imbau Masyarakat Tetap Tenang : Okezone News


Follow Berita Okezone di Google News


Namun ia telah berkomunikasi dengan majelis hakim dalam persidangan pekan depan agar untuk pemeriksaan korban persidangan digelar secara tertutup. Sebab korban masih mengalami trauma jika harus duduk bersama dalam satu ruang dengan para pelaku.

“Jadi upaya tadi kita sampaikan, kita mohon kepada majelis hakim agar persidangan untuk pemeriksaan korban ini dilakukan secara tertutup. Kemudian kepada pelaku agar tidak secara langsung dipertemukan ini lah yang kita komunikasi kepada majelis hakim,” katanya.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *