Kenapa Warga Suku Dayak Harus Bertato? : Okezone Travel

Uncategorized126 Dilihat

KENAPA orang suku Dayak banyak yang bertato? Pertanyaan ini mungkin terlintas di benak sebagian traveler karena melihat banyak masyarakat dari etnis Dayak memiliki tato di tubuhnya.

Masyarakat Dayak di Kalimantan memang sangat menjaga ada dan budaya warisan leluhurnya. Salah satunya adalah tradisi mentato tubuh.

Ya, tato bagi masyarakat Dayak bukan sekadar buat gaya-gayaan. Tapi lebih dari itu, tato merupakan bagian dari identitas dan simbol kekuatan, kedewasaan, hingga spritual.

 BACA JUGA:

Menurut riwayat, masyarakat Dayak sudah mengenal tato sejak Sebelum Masehi.

Dalam jurnal “Pemaknaan dan Konsekuensi Budaya Tato pada Suku Dayak” dari Universitas Surabaya disebutkan bahwa masyarakat Dayak menganggap tato sebagai warisan dan aspek ritual yang suci.

 

Tato bunga terong suku Dayak

Tradisi tato diwariskan turun-temurun hingga kini. Tato pada suku Dayak disebut “tutang”. Tato bagi suku Dayak tidak hanya sekadar lukis tubuh saja, tapi juga bagian dari identitas status sosial bahkan alat komunikasi nonverbal.

 BACA JUGA:

Melalui tato di tubuhnya, masyarakat suku Dayak juga bisa menceritakan pengalaman hidupnya. Masyarakat suku Dayak percaya bahwa tato warna hitam akan berubah menjadi penerangan jalan menuju keabadian, tepat setelah mereka meninggal.

Motif tato yang biasa digunakan masyarakat Dayak, adalah Burung Enggang. Burung Enggang adalah burung endemik dari Kalimantan yang memang dikeramatkan.


Follow Berita Okezone di Google News


Tidak hanya motif burung Enggang, motif lainnya seperti bunga, wajah seseorang, tumbuhan dan huruf. Setiap motif memiliki makna dan arti yang berbeda.

Misalnya, tato dengan motif tunas bambu digunakan oleh perempuan Dayak Bahau. Tato ini biasa diletakkan di sekitar pergelangan tangan. Bahkan, ada juga yang ditaruh di paha, konon artinya status sosial tersebut sangat tinggi.

Baca Juga  Curhatan Pilu Iptu Alvian: Kamu Selingkuh Sama Mahasiswa Bau Kencur dan Tak Sebanding dengan Saya! : Okezone Nasional

 Ilustrasi

Tato yang berada di paha biasanya dilengkapi dengan gelang dibawah bagian betis. Selain itu, terdapat pula motif tato selampang mata mandau yang umumnya dibuat di betis masyarakat Dayak.

Motif ini memiliki arti, bahwa seseorang yang telah menginjak usia dewasa, dan diharapkan individu tersebut akan tumbuh menjadi orang yang cekatan.

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *