Melerai Perkelahian Remaja, Polisi di Lampung Malah Ditonjok Preman Bersajam : Okezone News

Uncategorized47 Dilihat

BANDARLAMPUNG – Berniat melerai perkelahian, seorang polisi di Bandarlampung malah dipukul wajahnya oleh orang lain. Pria bernama Hendro Prianto (44) warga Kelurahan Sawah Lama, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Bandarlampung memukul anggota Polri bernama Bripka Fajar.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik mengatakan, kejadian itu berawal saat anggota Ditreskrimum Polda Lampung sedang melakukan patroli hunting rutin antisipasi C3 dan kejahatan jalanan pada Minggu (28/1/2024) sekitar pukul 00.00 wib.




“Lalu sekitar pukul 00.30 WIB, saat petugas melintasi Jalan P. Antasari, Kelurahan Sawah Lama, Tanjung Karang Timur, petugas melihat ada sekelompok remaja sedang berkelahi,” ujar Umi, Selasa (30/1/2024).

Melihat hal tersebut, Bripka Fajar secara refleks langsung turun dari kendaraannya untuk melerai para remaja tersebut. Bripka Fajar juga berhasil mengamankan satu orang yang melakukan pemukulan terhadap remaja lain.

Namun, tiba-tiba datang seorang pria langsung memukul wajah bagian kiri petugas sehingga remaja yang sempat diamankan terlepas dan melarikan diri.

“Petugas yang lain langsung mengamankan pria tersebut dan saat digeledah ditemukan sebilah sajam jenis keris,” kata Umi.

Baca Juga: intip-menu-andalan-bakerzin-dan-dapatkan-promo-spesial-bri-sekarang-juga?utm_source=okezone.com&utm_id=intip-menu-andalan-bakerzin-dan-dapatkan-promo-spesial-bri-sekarang-juga


Follow Berita Okezone di Google News


Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

Berdasarkan hasil interogasi, lanjut Umi, pria yang diketahui bernama Hendro Prianto itu mengaku memukul petugas karena reflek dan ingin membantu remaja yang diamankan polisi.

“Alasannya bawa sajam keris yang berukuran sekitar 10 cm ini untuk menjaga diri dan menakuti orang lain,” ucapnya.

Baca Juga  Diskusi dengan Emak-Emak Pengajian, Atikoh Ganjar: Sudah Bilang I Love You ke Suami Belum? : Okezone News

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 2 Ayat 1 UU Darurat No. 12 Tahun 1951 tentang penyalahgunaan senjata tajam dan Pasal 212 KUHPidana tentang melawan pegawai negeri (personil Polri) yang sedang bertugas.

“Ancaman hukuman penjara maksimal 10 Tahun,” pungkasnya.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *