Tega! Kakek 68 Tahun Cabuli Anak Tetangga di Kandang Ayam : Okezone News

Uncategorized81 Dilihat

LAHAT – Tamran (68) warga Desa Karang Agung, Kecamatan Pagar Gunung, Kabupaten Lahat, ditangkap polisi lantaran mencabuli seorang remaja putri berusia 12 tahun di kandang ayam, dengan ancaman akan dicekik kalau berontak, Minggu (3/12/2023).

AKBP S. Kunto Hartono melalui Kasat Reskrim Polres Lahat, AKP Sapta Eka Yanto, didampingi Kanit PPA, Ipda Agus Santoao, mengatakan kasus pemerkosaan terhadap korban terungkap saat saksi MA (56 tahun) melihat korban berada di dekat rumah tersangka.




“Saksi ini merasa curiga, terlebih tersangka ini duda dan tinggal sendiri. Ia lantas memberi tahu orang tua korban,” katanya.

Setelah mendapat informasi itu, SW (39) orang tua korban mencari anak gadisnya di sekeliling rumah tersangka Tamran. Namun, korban ternyata berlari dari arah rumah tersangka ke arah pulang.

“Setelah ditanya, korban hanya diam dan menunjuk bahwa ia baru saja dari rumah tersangka,” katanya.

Selanjutnya ayah korban membawa anaknya ke rumah keluarganya, dan di tempat itu korban baru berani menceritakan bahwa ia sudah beberapa kali rudapaksa oleh tersangka.

“Mendengar cerita anaknya, orangtua korban yang tidak terima langsung melaporkan kasus ini ke polisi,” katanya.


Follow Berita Okezone di Google News


Dikatakan Agus, setelah menerima laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan dan langsung menangkap tersangka di rumahnya pada Rabu (29/11/2023), sekitar pukul 16.00 WIB.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, perbuatan asusila itu diketahui sudah 4 kali dilakukan tersangka di rumah dan kandang ayam miliknya. Saat melakukan aksinya, sang kakek mengiming-imingi uang Rp10-20 ribu, dan mengancam akan melakukan kekerasan.

“Korban diancam akan dicekik jika menolak dan ancaman kekerasan lainnya hingga membuatnya takut serta tidak berani menceritakan peristiwa tersebut,” katanya.

Baca Juga  Vidi Aldiano Histeris Bertemu Langsung dengan Aldi Taher : Okezone Celebrity

Kini tersangka sudah diamankan guna proses hukum lebih lanjut dan akan dijerat pasal 81 ayat 1, dan 2 Udang-Undang RI nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *