Terima Uang dari Caleg, Dua Ketua Panwascam di Bandarlampung Diberhentikan : Okezone News

Uncategorized30 Dilihat

BANDARLAMPUNG – Bawaslu Kota Bandarlampung memberhentikan dua Ketua Panwaslu Kecamatan (Panwascam), buntut kasus pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu yang melibatkan Komisioner KPU Bandarlampung, Fery Triatmojo.

Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Bandarlampung, Hasanuddin Alam mengatakan, sanksi administratif berupa Pemberhentian Tetap itu diberikan kepada Ketua Panwascam Way Halim Septoni Permadi dan Panwascam Kedaton Erwin Aruan.

Hasan menyebut, keduanya terseret dugaan menerima uang dari calon legislatif (caleg) DPRD Bandarlampung dari PDIP M Erwin Nasution. Nominalnya diduga menerima masing-masing Rp50 juta bagi Halim Septoni dan Erwin Aruan.

“Berdasarkan pleno, kami memutuskan memberhentikan Ketua Panwascam Kedaton dan Panwascam Wayhalim,” ujar Hasanuddin Alam, Rabu (27/3/2024).

Hasan menambahkan, untuk Ketua Panitianya Pemilihan Kecamatan (PPK) Kedaton, Bawaslu juga menyatakan telah memenuhi unsur pelanggaran etik dan sudah diserahkan ke KPU.

“Karena KPU yang memiliki kewenangan memberikan sanksi,” kata dia.

Sedangkan, terhadap Panwascam Tanjungkarang Barat Mahmud yang merupakan penghubung diberikan sanksi Peringatan dan pemberhentian sebagai ketua.

“Mahmud ini hanya diberikan peringatan dan diturunkan statusnya dari ketua menjadi anggota,” tutupnya.





Follow Berita Okezone di Google News


Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

Sebagai informasi, Bawaslu Provinsi Lampung telah selesai melakukan pemeriksaan terhadap dugaan pelanggaran kode etik, yang disangkakan pada Komisioner KPU Kota Bandarlampung Fery Triatmojo.

Fery dilaporkan lantaran dituding menerima uang sebesar Rp530 juta dari Caleg PDI P Bandarlampung Erwin Nasution. Selain Fery, Ketua PPK Kedaton Hilman juga disebut menerima Rp130 Juta, Ketua Panwascam Kedaton Erwin Aruan, dan Ketua Panwascam Way Halim Septoni masing-masing menerima uang Rp50 juta.

Baca Juga  BSSN Serahkan Hasil Investasi Forensik Digital Kebocoran Data KPU : Okezone techno

Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Iskardo P. Panggar menyebut, dari hasil rapat pleno yang dilakukan, disimpulkan bahwa Fery diduga melakukan pelanggaran kode etik sehingga kasus tersebut diteruskan oleh Bawaslu Lampung ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *