TPN Ganjar-Mahfud Soroti Banyak Petani dan Nelayan Terlilit Utang : Okezone News

Uncategorized57 Dilihat

BOJONEGORO – Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Deputi Inklusi, Jaleswari Pramodhawardhani bersama Generasi Merdeka melakukan dialog serta sosialisasi program calon presiden dan wakil presiden, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, kepada ratusan petani di Desa Glagahwangi Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro, Minggu 14 Januari 2024.

Dalam dialog tersebut, para petani mengeluhkan permasalahan yang dihadapi selama ini, dan sudah berlangsung bertahun tahun, seperti kelangkaan dan mahalnya harga pupuk, serta distribusi penyaluran irigasi yang belum merata. Termasuk, gagal panen akibat perubahan iklim membuat ekonomi petani jeblok.





   

“Petani memilih jalan pintas dengan cara berutang. Dari utang itu sebagian besar tidak menyelesaikan masalah, tapi malah justeru silang sengkarut karena bunganya besar dan lain sebagainya,” ujar Jaleswari dalam keterangannya, Senin (15/1/2024).

Ganjar-Mahfud, menurut Jaleswari memahami betul kondisi petani dan nelayan yang seperti itu, karena persoalan yang disampaikan oleh para petani itu jamak terjadi dan sudah terdengar pada tataran pemerintahan.

Karena itu, pasangan nomor urut 3 sebagai peserta Pilpres 2024 itu jika terpilih akan memutihkan utang petani dan nelayan yang tidak mampu membayar.

“Karena utang-utang itu kalau dikumpulkan secara nasional nilainya untuk petani mencapai lebih dari Rp600 miliar dan untuk nelayan sekitar Rp200 miliar. Inilah makanya Pak Mahfud menyampaikan itu saat bertemu dengan nelayan. Karena banyak petani dan nelayan yang tercekik utang,” jelasnya.

Menurut perempuan yang juga menjabat sebagai Deputi V bidang Politik, Hukum, Keamanan, Pertahanan dan Hak Asasi Manusia di Kantor Staf Presiden Republik Indonesia itu, penyelesaian persoalan-persoalan petani ini akan menjadi program unggulan.

“Bicara soal pangan ini hidup dan matinya bangsa, karena orang-orang kota bersandar kepada para petani,” ungkapnya.

Baca Juga  Menghitung Lebih Hemat Beli Mesin Kopi Pakai Paylater atau Rutin Beli Kopi : Okezone Lifestyle


Follow Berita Okezone di Google News


Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

Selain itu, sektor lain, dalam membuat sebuah kebijakan pemerintah, potensi masyarakat harus mendapat kebijakan afirmasi. Sehingga bisa lebih mengembangkan potensi lokal. Seperti misalnya, dia mencontohkan, soal potensi masyarakat Glagahwangi yang banyak membuat kerajinan anyaman bambu. Namun, sejauh ini belum tersentuh oleh kebijakan pemerintah.

“Keterampilan masyarakat ini juga perlu ada kebijakan afirmasi untuk mengembangkan potensi lokal masing-masing. Seperti di Desa Glagahwangi, masyarakat banyak memproduksi anyaman bambu,” pungkasnya.

Proses dialog Tim Pemenangan Nasional Ganjar Mahfud dengan para petani berjalan antusias. Para petani menyampaikan sejumlah permasalahan yang dihadapi selama ini. Seperti yang diungkapkan seorang petani desa setempat, Yanto. Mahalnya pupuk sering terjadi saat dibutuhkan.

“Kalau (pupuk) subsidi biasanya sekitar Rp160 ribu, tapi diluar subsidi bisa tembus Rp300 ribu. Karena petani butuh jadi berapa pun harganya kalau ada (pupuknya) ya dibeli. Ini sangat memberatkan petani,” ujarnya.

Sebelum berdialog dengan para petani, Relawan Generasi Merdeka juga membagikan sejumlah alat peraga kampanye kepada masyarakat setempat. Termasuk memberikan sosialisasi beberapa program unggulan Ganjar Mahfud. Selain itu, dalam kegiatan yang digelar hari ini ditutup dengan doa bersama menyongsong Indonesia Unggul di Kabupaten Bojonegoro.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *